Review Game PAMALI : Indonesia Folklore Horror

salam sebat (sebuah sahabat)

kali ini kita akan membahas game horor PAMALI : Indonesian Folklore Horror atau cerita rakyat indonesia yang syerem.

                Sesuai artikel sebelumnya kita sudah melihat review bermain game pamali, nah sekarang  kita bahas masalalu kuntilanak ini.

            Sewaktu kalian bermain pamali tentu ada suara tangisan , suara tokek yang jumlah banyak (banyaknya suara tokek tandanya ada hantu), suara anak ayam yang menandai adanya kedatangan kuntilanak yang jika suaranya jauh, itu tandanya ada hantu disitu dan jika suaranya dekat, hantunya sudah dekat (ini mitos masyarakat jawa atau didaerah lain jika ada kesamaan). Kuntilanak ini akan kalian temukan di atas atap rumah (saat memasang papan "DIJUAL RUMAH INI"), di kursi goyang jaman baheula (jaman old, penulis pernah duduk punyanya kerabat jauh) disebelah rumah yang ada kotak sekring listrik yang disebelahnya ada pintu kecil menuju rumah depan dan di kamar kakak jaka.

            Jika kalian teliti mencari sebuah kertas pasti ada secarik kertas yang berisi pesan suami kakak jaka yang merindukan istrinya alias kakak si jaka ini. dan di ruang keluarga dekat kursi goyang kalian akan menemukan radio, yang jika dinyalakan radio itu akan ada sebuah suara berita yang melaporkan ada sebuah kecelakaan truk terguling dan menewaskan sepasang pengendara motor yang ketiban truk itu (kurang lebih begitu) lalu suara pembawa berita tersebut menutup berita dan radio mati dan tidak bisa menyala lagi.lalu suasana disekitar kalian yang ada di ruang keluarga pasti tiba-tiba gelap dan ada suara tangisan dari dalam kamar.

jika kalian sudah berhasil membuka kamar kakak jaka (tutorial banyak di yutub) didalam kamar kakak jaka pasti ada buku yasin, ranjang dan yang anehnya ada kotak ranjang bayi yang didalamnya ada sebuah boneka BAYI!, jika kalian membaca kertas-kertas yang ada didalamnya pasti ada sebuah diary/buku diari yang berisi kesedihan kakak jaka yang bayinya meninggal terkena penyakit (kurang lebih begitu kalau salah tolong ralat), kesedihan sang kakak ini ketinggal sang anaknya hingga tidak mau keluar dari kamarnya dan mengganggapnya sebagai anaknya.

Lalu ia meninggal saat kecelakaan atau meninggal akibat bersedih penulis tidak begitu memahami jelas (tolong ralat jika tahu). nah saat menjadi hantu, sang kunti ini suka bercanda dengan boneka bayi itu.



        nah ini jika kalian mendapatkan jumpscare saat menyentuh boneka bayi dan menghujatnya

Ini tandanya jika roh kakak jaka ini tidak tenang dan ingin ditenangkan rohnya. Bagaimana caranya?
kalian akan menemukan secarik kertas cara menyajikan sebuah ritual sajen agar rohnya bisa lepas  dari urusannya dan meninggalkan rumah yang ingin dijual jaka (good ending). tutorial dalam secarik kertas itu kalian baca lalu mulai mencari seperti barang kesukaan kakak jaka dan alat sajen seperti menyan yang dimasukkan ke dalam kendi. (tutorial ritual lebih lanjut seperti tempat dan letaknya lihat di yutuber indonesia yaa...biar kalian ikut merasakan suasananya) jika sudah selesai pasti di rumah itu akan cerah dan tidak ada hal yang menakutkan lagi dan kalian mendapatkan sebuah ending yang bagus yaitu tenang dialam sana.


sekian sobat sebat, jika ada salah saya mohon maaf dan ralatnya ditunggu, terimakasih. 

0 Response to "Review Game PAMALI : Indonesia Folklore Horror"

Posting Komentar